Senin, 18 Mei 2026

KEUTAMAAN MEMASUKI BULAN DZULHIJJAH

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillāh, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan kepada kita nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga pada hari ini kita masih dapat berkumpul dalam majelis ilmu yang insyaAllah penuh keberkahan.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad , kepada keluarga beliau, para sahabat, tabi'in, tabi'ut tabi'in, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Saudaraku yang dirahmati Allah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena sebaik-baik bekal kehidupan adalah ketakwaan.

"Keutamaan Memasuki Bulan Dzulhijjah"

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

(الفجر: ١–٢)وَالْفَجْرِ ۝ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Artinya:

"Demi fajar, dan demi malam yang sepuluh."

Para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud sepuluh malam dalam ayat tersebut adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Hadis Nabi

Rasulullah bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ

قَالُوا: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟

(رواه البخاري) قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

Artinya:

"Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada hari itu lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini." Para sahabat bertanya: "Termasuk jihad di jalan Allah?" Nabi menjawab: "Termasuk jihad, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali sedikit pun."

Mengapa Dzulhijjah Sangat Istimewa?

Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang memiliki banyak kemuliaan.

Di dalamnya terdapat pelaksanaan ibadah haji, hari Arafah, ibadah kurban, hari raya Idul Adha, dan sepuluh hari terbaik dalam setahun.

Bahkan sebagian ulama menjelaskan bahwa siang hari sepuluh Dzulhijjah lebih utama daripada hari-hari lainnya.

Maka orang yang cerdas adalah yang memanfaatkan kesempatan emas ini.

Amalan yang Dianjurkan pada Awal Dzulhijjah

Mari kita hidupkan hari-hari mulia ini dengan:

1. Memperbanyak shalat sunnah

2. Memperbanyak membaca Al-Qur'an

3. Memperbanyak dzikir

Seperti membaca  سُبْحَانَ اللَّهِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ, وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ, وَاللَّهُ أَكْبَرُ

4. Bersedekah

5. Berpuasa sunnah

6. Memperbanyak istighfar dan doa

 

Kisah Hikmah

Dahulu para ulama salaf ketika memasuki sepuluh hari pertama Dzulhijjah memperbanyak ibadah dengan sungguh-sungguh.

Diriwayatkan bahwa Sa'id bin Jubair رحمه الله apabila telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah, beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah sampai hampir-hampir tidak mampu menambah lagi amalnya.

Beliau berkata:

"Janganlah kalian padamkan pelita amal pada hari-hari yang penuh keberkahan ini."

 

Mari kita renungkan,

Sudahkah kita menyambut Dzulhijjah dengan semangat ibadah?

Ataukah kita justru sibuk dengan urusan dunia?

Sudahkah kita mempersiapkan amal terbaik?

Karena boleh jadi Dzulhijjah tahun ini menjadi Dzulhijjah terakhir bagi kita.

 

Banyak kesempatan datang dalam hidup, tetapi tidak semua kesempatan kembali lagi.

Dzulhijjah adalah musim pahala.

Pedagang dunia memanfaatkan musim keuntungan.

 

Maka seorang mukmin juga harus memanfaatkan musim pahala dari Allah.

Jangan sampai kita menyesal ketika kesempatan itu berlalu.

اَللَّهُمَّ بَلِّغْنَا فَضْلَ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْمُبَارَكَةِ، وَأَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

"Ya Allah, sampaikanlah kami pada keberkahan hari-hari yang mulia ini, dan bantulah kami untuk berdzikir, bersyukur, dan beribadah dengan baik kepada-Mu."

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang memanfaatkan bulan Dzulhijjah dengan amal saleh dan menjadikan hidup kita penuh keberkahan.

آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

 

Abdul Rochim, S.H.

Penyuluh Agama Islam KUA Winong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEUTAMAAN MEMASUKI BULAN DZULHIJJAH

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِالل...